Senin, 07 Desember 2009

MOON

Senin, 07 Desember 2009

Duncan James. Pernah mendengar nama yang satu ini? Di Holly sana, nama satu ini disebut-sebut sebagai salah satu sutradara dengan karya debut yang menjanjikan selain Marc Webb ((500) Days of Summer)dan Neill Blomkamp (Districk 9). Setelah ditelusuri, ternyata sutradara kelahiran 1971 ini merupakan anak dari musisi kondang David Bowie! Nama lengkapnya Duncan Zowie Haywood Jones. Mungkin karena tidak ingin dikenal sebagai anak orang kondang, dia menggunakan nama Duncan James.


Mengambil setting sesuai judulnya, Moon berkisah tentang Sam (Sam Rockwell, masih dan selalu suka dengan nama belakang yang satu ini) yang dikirim oleh Lunar Industries ke bulan untuk mendalami sumber energi baru (Helium-3) . Sam dikontrak selama 3 tahun dan berangkat ketika istrinya, Tess (Dominique McElligott) sedang mengandung. Di bulan, Sam bekerja sendiri hanya ditemani robot bernama Gerty (disuarakan Kevin Spacey). Meski bisa berkomunikasi dengan keluarganya, Sam menyimpan kerinduan untuk segera kembali ke bumi.


Setelah sebuah insiden, Sam terbangun dari proses penyembuhan, demikian yang Gerty informasikan. Namun, ketika berusaha memperbaiki kerusakan, Sam mendapati sosok yang mirip dirinya dalam keadaan terluka (untuk selanjutnya disebut Sam 2). Disini awalnya penonton dibuat bertanya-tanya, Sam 2 ini sosok imajiner atau benar-benar ada. Sejak dimunculkannya Sam 2 ini, selubung misteri secara perlahan mulai terbuka. Sam 2 yang mulai memahami apa yang sebenarnya terjadi berusaha mengumpulkan bukti-bukti sebuah aksi yang mensabotase hidupnya, meski harus berjuang keras dengan kondisi fisiknya yang cenderung terus menurun. Menyadari dirinya tidak akan bertahan lama, Sam 2 mengarahkan aksinya untuk menyelamatkan Sam 1.


Berbeda dengan film fiksi ilmiah kebanyakan, Moon tidak memamerkan tampilan visual nan heboh dan membuat mata terbelalak. Film yang naskahnya ditulis oleh Nathan Parker berdasar ide Justin James ini lebih menitikberatkan pada kekuatan cerita dan akting pemainnya. Ceritanya mempunyai landasan yang cukup meyakinkan. Sekedar informasi, film ini sempat diputar di NASA atas permintaan para professor disana lho. Pergesekan Sam 1 dan Sam 2 serta usaha pembebasan mampu disajikan dengan asyik dan tidak membosankan meski minim pemain.


Kisahnya memang sangat mengakomodasi Sam Rockwell untuk tampil maksimal, meski tentu saja butuh bantuan dari Robin Chalk untuk adegan yang menampilkan dua sosok Sam. Moon ibarat sebuah one man show-nya Sam, yang untungnya bisa dia tunaikan dengan amat sangat baik dan bisalah disebut sebagai salah satu tampilan acting terbaik tahun ini, meski sayangnya tidak bakal dilirik Oscar yang kadang hanya sekedar kemenangan kampanye produser film. WTF!!!


Meski tidak menampilkan efek visual yang jor-joran, namun dengan budget yang hanya $5 juta, Duncan James mampu memberikan gambaran yang meyakinkan akan keadaan di bulan. Tampilan di layar tidak terlihat sebagai hasil dari budget yang amat sangat kecil untuk sebuah film fiksi ilmiah produk Holly. Robot Gerty juga terlihat canggih. Pemilihan warna putih yang dominan, baik untuk interior maupun kostum, membuat film ini terlihat futuristik sekaligus elegan.


Gilasinema membayangkan apabila film ini dibekali dengan dana yang lebih besar, pasti bakal lebih memikat, mengingat dengan dana yang cekak sekalipun, film ini sudah OK banget. Gilasinema juga membayangkan, andaikan film ini tidak dirilis di tengah musim panas, tapi di bulan-bulan menjelang musim award dan didukung dana promosi yang cukup, tentunya bakal lebih ”tampil”, paling tidak untuk Penulisan Naskah dan akting.


Namun paling tidak, lewat Moon, Justin James menunjukkan Holly tidak perlu khawatir kehilangan SDM penerus Ridley Scott, James Cameron ataupun Stanley Kubrick. Patut ditunggu karyanya yang untuk sementara diberi title MUTE yang oleh Justin James digambarakan akan senapas dengan Blade Runner. Kabarnya dalam Mute, tokoh Sam akan kembali tampil, meski sebatas cameo. We’ll see. 4,25/5

5 komentar:

Mr.Freddy mengatakan...

KAYAKNYA KUDU DITONTON NIH

Anonim mengatakan...

lumayan.....
jd mbayangin gmn klo q d posisi sang astronot (klon)...
hidup brdasarkan apa yg tertanam dlm pikiran (serem amit pk ingatan yg ternyata cm implan)....dan bukan brdsrkan fakta yg harusnya bnr2 dialami dg kesadaran.....
kejam......

MaTz Yan mengatakan...

Klon juga punya perasaan, kringinan.. Nice film

MaTz Yan mengatakan...

Klon juga punya perasaan, kringinan.. Nice film

Ryna Safitri mengatakan...

The last place you'd ever expect to find yourself ..
250,000 miles from home, the hardest thing to face.
https://www.youtube.com/watch?v=6kDuVLVxo4A

Posting Komentar

 
GILA SINEMA. Design by Pocket