Selasa, 24 Maret 2009

ORZBOYZ! (JIONG NAN HAI)

Selasa, 24 Maret 2009

Dua bocah nakal itu dipanggil dengan nama Pembohong No. 1 dan Pembohong No. 2. Reputasi keduanya sudah sangat diketahui oleh banyak orang, terutama di sekolah mereka. Pada adegan – adegan awal, penonton disuguhi beberapa aksi nakal mereka terhadap teman-teman mereka yang lumayan mengundang senyum. Meski beberapa kali mendapatkan hukuman, tidak membuat keduanya jera. Padahal, mereka berdua sudah mendapatkan “hukuman” dari seorang murid cewek senior. Sebuah hukuman yang teramat kejam dan lucu.
Meski nakal, keduanya sebenarnya mempunyai kehidupan yang cukup menyedihkan. Pembohong No. 1 tinggal bersama ayahnya yang mengalami sakit jiwa, sedangkan Pembohong No.2 dititipkan kepada neneknya yang bawel. Seperti umumnya anak yang dinilai nakal, keduanya sebenarnya mempunyai kreatifitas dan imajinasi yang cukup tinggi. Bahkan dalam sebuah adegan, kreasi dari Pembohong No. 1 yang cukup membahayakan mendapatkan applaus meriah dari para tokoh kartun!
Segala aksi dari keduanya sebenarnya merupakan sebuah pelarian atas segala permasalahan di sekitar tempat mereka tinggal. Lingkungan dimana para manusia dewasa digambarkan sebagai pribadi yang penuh kebohongan dan pengingkaran atas janji yang dibuat. Dibawah panduan imajinasi Pembohong No. 1, keduanya menciptakan sebuah dunia imaji “Hyper Space”, tempat dimana tidak ada pekerjaan rumah, tempat dimana mereka bisa tumbuh dewasa dengan cepat.
Untuk memasuki dunia imaji tersebut mereka harus memasukinya lewat sebuah portal yang terdapat disebuah water park. Masalahnya, untuk masuk ke wahana tersebut, dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Maka ditengah segala aksi usil mereka, keduanya bahu membahu mengumpulkan uang demi merealisasikan impian mereka. Namun yang namanya rencana, ada saja kendalanya. Apalagi kalau ada tabrakan kepentingan. Diperparah dengan “limbah” bernama materialisme yang mencemari persahabatan keduanya.
Orzboyz! karya sutradara Ya-che Yang, merangkap penulis cerita sekali lagi menghadirkan sebuah tontonan yang (maunya) mengolok-olok dunia orang dewasa lewat karakter belia. Kisah seperti ini sebelumnya dapat kita jumpai lewat The Fall. Resikonya, film ini menjadi sebuah film yang mengalami kebingungan, terutama dalam menentukan segmen penontonnya. Kalau ditujukan untuk penonton belia kok rasanya terlalu berat, apalagi dengan dimasukkannya animasi yang membuat film jatuh kea rah surealis. Untuk penonton dewasa, rasanya juga kurang pas mengingat hampir sepanjang durasi kita disuguhi aksi kreatif dua bocah tadi. Dimasukkanya animasi, juga membuat penonton (dewasa) bertanya-tanya motif yang mendasarinya. Terus terang Gilasinema agak kesulitan mencari kaitannya dengan cerita secara keseluruhan. Mungkin ada yang membantu?
Meski demikian, di Taiwan sana, film ini memperoleh sambutan yang cukup positif. Bahkan di ajang Golden Horse kemaren berhasil meraih 4 nominasi, termasuk kategori bergengsi, Best Feature Film dan Best Original Screenplay, dan berhasil membawa pulang satu piala, Best Supporting Actress untuk pemeran nenek Pembohong No. 2 (Fang Mei). Ceritanya sendiri memang unik dan lumayan lucu, terutama dengan penampilam Pembohong No. 2. Lalu, apa sih maksud dari kata Orzboyz itu? Di internet sangat minim sekali info tentang film ini. Di cover DVD tertulis “If you don’t know what Orz means, you’re probably not a chat-happy school-boy. Deriving from online slang, these three letters depict a child bowing to the floor, and express a similar feeling of failure (artinya apa seh, hehehhe…)” . 3,25/5

2 komentar:

Tukang Review mengatakan...

Oh... jiong nan hai artinya apa ya itu? nan hai itu bocah laki-laki... tapi jiong apa ya? Kok setahuku ga ada pinyin yang seperti itu ya? Apa mungkin qiong yang berarti miskin?

gilasinema mengatakan...

Wah...maaf sekali aku gak paham blas bahasa Mandarin(?).
Aku cuman copy paste judulnya di IMDB :D
Makasih banget, jadi nambah pengetahuan

Posting Komentar

 
GILA SINEMA. Design by Pocket