Jumat, 16 November 2007

DAS LEBEN der ANDEREN ( THE LIVES OF OTHERS )

Jumat, 16 November 2007


Kita sering bertanya kepada diri kita sendiri apakah kita ini termasuk orang baik atau orang jahat? Apakah kita bisa menjadi orang yang baik? Film ini mungkin bisa sedikit menjawab pertanyaan tersebut. Bahwa kita bisa menjadi orang baik kalau kita mau. Mau untuk berbuat baik, dan mau membuka diri untuk menerima kehadiran orang lain. Karena dengan kehadiran orang lain, kita bisa melihat dari banyak sudut.
Film ini berhasil mengalahkan Pan’s Labyrinth dalam perebutan Film Asing Terbaik di ajang Oscar 2007 kemarin. Selain itu, film ini juga mencetak sejarah di German Film Award dengan meraih 11 nominasi, serta memenangkan kategori penting seperti sutradara, cerita dan aktor.
Film yang indah dengan setting sebelum runtuhnya tembok Berlin ini mengisahkan Hauptmann Gerd Wiesler (Ulrich Mühe), seorang anggota Stasi (State Secret Police), yang ditugasi untuk mengamati pasangan Georg Dreyman (Sebastian Koch) dan Christa-Maria (Martina Gedeck)yang dicurigai aktivis pro Jerman Barat. Dalam perkembangannya, setelah tahu motif sebenarnya di balik tugas tersebut, Hauptmann semakin terlibat dalam kehidupan orang yang diamatinya. Dia seakan disadarkan akan kenyataan siapa dirinya yang sebenarnya dan akan makna serta tujuan hidupnya.
Menarik mengamati perkembangan dari karakter Hauptmann ini yang dimainkan secara gemilang oleh Ulrich Mühe. Dia berhasil mengubah ekspresi dinginnya di awal film menjadi lebih hidup di akhir film karena kebaikan yang telah dia buat. Karakter dingin dan terasing karakter ini juga dikuatkan dengan tempat dimana dia tinggal dan bagaimana dia menyalurkan hasrat seksualnya.
Sebuah adegan memikat ditunjukkan ketika Hauptmann harus menginterogasi secara langsung Christa-Maria di depan atasannya. Sebuah adegan yang sangat emosial menurutku, dan menegangkan.
Film ini semakin indah dan kuat dengan iringan musik gubahan Gabriel Yared yang berjudul Sonata for A Good Man. Judul ini pada awalnya akan dipakai sebagai judul film ini, tapi entah mengapa pada perkembangannya judul The Lives of Others yang dipakai. Padahal judul Sonata for A Good Man lebih tepat untuk menggambarkan isi dari film ini. Apalagi judul ini juga dipakai oleh Georg Dreyman sebagai judul buku yang dia tulis, yang dia dedikasikan untuk orang yang menyelamatkan hidupnya. Sebuah akhir cerita yang manis, semanis senyum Hauptmann di akhir film.
Film ini menjadi salah satu film terbagus yang aku lihat sepanjang tahun 2007 ini. 4,5/5

2 komentar:

KKFU mengatakan...

well well very well

Nani Harwono mengatakan...

Saya baru menontonx 10 tahun kemudian, film yg bnr2 bgus n menyentuh sisi kemanusiaan

Posting Komentar

 
GILA SINEMA. Design by Pocket